Kamis, Oktober 26, 2006

Happy Eid ul-Fitr

Dear Friends and relatives,

Happy Eid Mubarak 1427 H. Please forgive my physical and emotional wrongdoings.

Sabtu, Agustus 19, 2006

Tujuhbelasan di Yogyakarta

Senang sekali hati ini ketika mengetahui bahwa saya diajak menonton konser Jazz di Jogja tanggal 16 Agustus lalu. Tapi yang paling penting saya bisa berlibur di Jogja dan bertemu dengan orang-orang yang saya cintai sambil memanfaatkan waktu kejepit tanggal 18 Agustus kemarin hehe...

Hari pertama

Nah ini semua adalah sepupu-sepupu saya dan teman SMA saya bersama teman bulenya asal Belgia yang secara kebetulan satu pesawat bersama saya dalam perjalanan menuju Yogyakarta. Kami berpose setelah konser Jazz berakhir.

mejeng di Prambanan

Prambanan di malam hari. Menggunakan kamera Canon A620 milik mbak Luluk (Sis, thank you so much, your Digicam really made my days colorful) dengan ISO 50, exposure time 5 detik, dan f/3.5

Indahnya Prambanan

Hari kedua

Ternyata enak juga panas-panasan pas tujuhbelasan tapi bukan upacara melainkan jalan-jalan di Borobudur Magelang hehe...

Mejeng di Borobudur

Foto-foto amatirku di Borobudur

Borobudur

Borobudur

Hari ketiga

Besoknya jalan-jalan ke Kaliurang, daerah wisata Yogyakarta yang kalau di Jakarta mirip dengan puncak lah.



Nah ini saudara sepupuku yang cantik nan manis dengan sukarela mau jadi model percobaan dari seorang fotografer amatir macam aku ini hehe...





Kembali ke Jakarta

Kayak mimpi aja pergi ke Jogja, ternyata jam 8 pagi ini sudah sampe di Cengkareng lagi setelah melewati Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

*jiwa masih di Jogja*

Selasa, Juli 25, 2006

Jadi Marketer

Hingga saat ini, orang yang paling ingin saya hindari adalah seorang sales. Dilalahnya sekarang saya malah ditempatkan di divisi marketing. Artinya saat ini saya harus mampu mendapatkan pelanggan-pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan-pelanggan lama kantor saya.

Setelah beberapa hari terakhir mengikuti para senior, ternyata menjadi marketing memang susah. Saya terpaksa ikut menghirup asap rokok yang terbakar dari batang rokok pelanggan atau yang keluar dari mulut mereka. Baju jadi bau, kepala jadi pusing, sukur aja sampai sekarang belum ada pelanggan yang suka minam-minum *sensor*. Belum lagi melihat tingkah laku para pegawai negeri. Suer, saking jengkelinnya saya malah suka ketawa sendiri kalau lihat mereka sudah berjalan, bicara, merokok, dan melihat gerak-gerik mereka yang kesannya mualas banget (gak semua pegawai negeri kayak gitu loh). Pokoknya malah jadi lucu. Tapi pernah satu atau dua kali bertemu dengan pelanggan yang alim. Niatnya mau menawarkan jasa kantor malah diceramahi agama. Seru juga hehe...

Berhubung hingga saat ini saya belum satu pun pelanggan yang berhasil saya gaet, tampaknya saya harus lebih memperbanyak teman (kenalan) dan memperdalam ilmu dari para senior. Menjadi marketing itu memang seni dalam berhubungan dengan orang banyak.

;-)

Rabu, Juli 19, 2006

Bangsa Yang Aus

Kami bersikap mantap, bahkan membanggakan
kebodohan kolektif ini
kecanggihan untuk bersikap curang
kenikmatan untuk bersikap tidak adil
Ya Tuhan begini rasa aus
Jahat hati
Kasar jiwa
Dangkal perasaan
Culas perangai
Rusak perilaku
Kejam sepak terbang
Sesat keputusan
Khianat aturan-aturan
Minum api
Berak lewat kedua belah tangan
Siap memusnahkan

Emha Ainun Najib

Kamis, Juni 22, 2006

KDUT!

Selera orang boleh beda kan? Katanye orang-orang sekarang punya selera high taste. Terutama selera dalam bermusik. Dari Pop, Jazz, Rock, Metal, hingga RnB dan Hip Hop. Ya boleh lah semua jenis itu, so so lah terdengar di kuping saya. Kalo boleh jujur, saya menikmati lagu-lagu daerah dan dangdut loh. Tapi gak semua dangdut.

Tapi kalo ngomongin idola dangdut? Inilah idola saya sang KDUT (dibaca Kadut) King of dangDUT Indonesia, Bang Haji Rhoma Irama. Jijay ya? So what gitu loh!

Raja Dangdut Rhoma Irama

*masih keracunan sama SMS*

Jumat, Juni 16, 2006

Bikin Kangen Terus

Alifya sekarang sudah 9 bulan. Tambah gemesin aja loh! Nih dua foto terbarunya.... Dua hari gak ketemu aja dah kangen berat.

Alifya nih....

Alifya lagi........ hehe

*Pakde iseng tukang gigit Alifya*

Minggu, Juni 04, 2006

Keracunan

Apa jadinya jika Anda mendengarkan sebuah lagu disko dangdut berjudul SMS yang disetel berulang-ulang dari jam 5 sore hingga jam 9 malam? Ya, benar, keracunan. Hal ini diperparah ketika saya akan bertemu klien beberapa hari yang lalu. Alkisah dalam perjalanan, mayoritas kawan-kawan saya adalah penggemar dangdut. Akhirnya saya pun kembali mendengarkan lagu yang sama sepanjang perjalanan di dalam mobil. Akhirnya saya pun benar-benar kena racun SMS.

Gejala keracunan tersebut adalah, mulut saya selalu menyanyi otomatis setiap saat seperti ini

Bang SMS siapa ini bang
Bang SMS nya kok ada sayang-sayang
Bang SMS nya dari pacarnya
Bang SMS nya bikin hati deg-degan
Saya pun terus menerus mengulang bait-bait lagu di atas tanpa pernah merasa bosan. Duh!

Racun yang sudah bersarang di kepala saya sepertinya bekerja makin kuat. Hal ini dibuktikan dengan menjadi penasarannya saya untuk membeli kaset disko dangdut tersebut. Setelah tanya sama pembantu saya yang penggemar dangdut sejati, akhirnya saya tahu jika lagu SMS itu adalah lagu yang dinyanyikan oleh TRIO MACAN.

Serta merta saya menggelengkan kepala saya ketika berhasil menemukan kaset TRIO MACAN. Ya cover kaset itu ada gambar tiga cewenya yang bohai-bohai dengan pakaian minim bermotif Macan Tutul. Sebenarnya hati kecil ini merasa sayang membeli kaset itu apalagi judul-judul lagunya rada-rada mesum. Tapi entah kenapa hasrat untuk membeli kaset tersebut sangat kuat hingga akhirnya tangan ini tidak kuasa mengeluarkan duit satu lembar dua puluh ribu untuk membayar mbak penjaga kasir yang manis. Kebeli juga deh.... Benar-benar keracunan.

Sesampainya di rumah disetellah keras-keras lagu SMS itu hingga tetangga beberapa blok mungkin bisa mendengarnya. Anehnya, ponakan saya si Alifya, yang kebetulan hari ini sedang menginap di rumah saya, ikut menikmati lagu SMS itu. Tangan kirinya diputar-putar mengikuti irama disko dangdutnya sementara badannya juga digoyang-goyangkan. Ajep ajep...

Parah, ternyata racun SMS itu sudah menyebar di rumah. Dua orang adikku juga tiba-tiba ikutan nyanyi "Bang SMS siapa ini Bang?... bla bla bla..." Jujur saja, saya kok merasa jadi suka sama disko dangdut ya? BTW sampai kapan ya racun ini bisa hilang?

Kamis, Juni 01, 2006

Reaksi Kimia

Susah sekali rasanya untuk diungkapkan dengan kata-kata. Apakah perasaan yang sedang berkemelut di hati saat ini merupakan reaksi kimia yang seperti dikatakan orang-orang? Semoga saja benar karena memang sudah lama saya harapkan... Walau hanya reaksi kimia yang kecil saya ucapkan syukur Alhamdulillaah.... Kau memang Maha Pemurah.

Minggu, Mei 28, 2006

Bencana di Jogja

Alhamdulillaah, semua keluarga yang ada di Jogja selamat dan dalam keadaan sehat tanpa kurang apapun. Sedangkan sahabat-sahabat saya belum semuanya dapat dihubungi termasuk yang berada di daerah Klaten. Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'afiat dan selamat.

Menurut kabar terbaru yang saya dapatkan dari sepupu saya dan teman, para korban saat ini sangat membutuhkan tenda-tenda darurat dan perlengkapan sanitasi. Jarang dari para korban yang berani tinggal di dalam rumah. Sedangkan berada di alam terbuka sangat tidak sehat bagi kesehatan mengingat suhu udara yang dingin ditambah basah kuyup tersiram oleh hujan.

Alfatehah...

Senin, April 24, 2006

Jalan-jalan

Sudah lama sekali gak pernah jalan-jalan lagi semenjak hari Sabtu dan Minggu harus tetap bekerja. Rasanya senang sekali bisa pelesir ke Taman Mini Indonesia Indah apalagi bersama sohib-sohib semasa SMA dahulu. Pada awalnya kami bertemu di rumah salah satu kawan kami yang sedang resepsi pernikahan. Selanjutnya berbekal undangan dari milis, kami berniat mengunjungi resepsi pernikahan kawan SMA lainnya yang bertempat di Gedung Pewayangan TMII. Sayang ketika kami datang ternyata acaranya sudah selesai. Toh daripada tidak dapat apa-apa akhirnya secara dadakan kami memutuskan untuk pelesir ke TMII. Momen seperti ini sukar didapat mengingat jika janjian ketemuan di tempat tertentu susahnya minta ampun. Apalagi ini pelesir bareng hehe...

Selain pelesir sebenarnya juga terselubung keinginan mencoba D70 barunya sohib aye. Hehe.. biar A75 sedang rusak, kegiatan foto menfoto jangan sampe mentok. Sewaktu di acara resepsi pernikahan mayoritas foto aye yang ngambil, namun ketika berada di TMII justru si empunya D70-lah yang menjadi juru foto.

Karena datangnya sudah kesorean yaitu hampir jam duaan akhirnya kami tidak bisa mengunjungi banyak anjungan. Niat hunting objek-objek menarik di setiap anjungan malah berubah menjadi ajang berfoto-foto narsis ria. Hehehe...

Nah, berhubung belum ijin dan sepertinya bakalan susah dapetin ijin dari si empunya, jadi saya hanya menampilkan foto narsis diri sendiri. Hasrat narsis timbul dari rasa seneng bisa pelesiran lagi. *Halah alasan aja emang dasar narsis*

Oh iya mbak ini cerita pelesirannya di TMII jauh lebih mendetil dibandingkan saya yang hanya fokus ke narsisme. Sedangkan abang ini punya banyak cerita melalui jepretan lensa foto D70-nya.



Awas ada penampakan di Museum Serangga!



Orang udik yang gak pernah liat keong emas



Khusus buat Sandra dan Meno selamat menempuh hidup baru ya! Buat Diaz juga ya ;-) Semoga sakinah, mawaddah, warohmah, dan mendapatkan keturunan yang baik, sehat, soleh dan solehah. Amin...

Minggu, April 23, 2006

Istriku Sedang Sakit

Belum hilang kesedihan ditinggal MJ, saya kembali harus menelan pil pahit karena istri tercintaku, Kamera Digital Canon A75-ku, sedang sakit alias rusak. Padahal sudah hampir 2 tahun ini dia setia menemani di mana pun saya berada. Jasa dia pun sungguh banyak. Mulai dari mengabadikan pernikahan sakral nan suci kawan-kawanku tercinta, menemaniku berpetualang di jalan-jalan Jakarta hingga ke Pulau Dewata di Bali, sampai merasakan dinginnya bersama kawanku yang mungil dan lincah di benua Eropa.

Entahlah kenapa tiba-tiba sensor cahayanya jadi rusak dan tombol powernya menjadi susah dinyalakan. Mau beli kamera digital baru? Wah belum lah... saat ini saya belum mampu membeli kamera idaman itu. Ntar lah jika ada rezeki lagi pasti akan saya beli.

Yang penting sekarang survey dahulu menanyakan ke kawan-kawan tempat servis yang bagus. Semoga dia bisa cepat kembali menemani hari-hariku.

Sabtu, April 22, 2006

Kehilangan

Kegembiraan memiliki keluarga baru berupa anak kucing bernama MJ tampaknya tidak berumur panjang. Beberapa hari yang lalu MJ mati karena terkena flu berat. Saya tidak tahu persis kenapa MJ bisa terkena flu karena selama ini memang tetangga saya yang memelihara MJ.

Sedih juga sudah harus kehilangan MJ, padahal MJ sangat mirip dengan bapaknya baik dari warna hingga tingkah lakunya.

Well, live must go on! Siapa tahu nanti Mudreg akan punya anak lagi yang jauh lebih lucu. Ya kita tungga aja deh ;-)

Selasa, Maret 28, 2006

Keluarga Baru

Sudah lama juga Mudreg tidak muncul di sini. Ya selain karena dia sibuk dengan istri-istrinya yang berkeliaran di komplek juga karena ia harus siap siaga mempertahankan daerah kekuasaannya. Akibatnya Mudreg jarang pulang ke rumah. Jika bukankarena lapar berat dan ingin makan enak, Mudreg gak akan pulang.

Nah, ini foto terbaru Mudreg yang semakin kekar, namun sayang sudah gak semulus dan sebersih dulu. Lihat saja luka-lukanya yang bertebaran di wajahnya. Bahkan masih ada satu luka lebar yang tampak masih basah.

Wajah penuh luka...

Sebenarnya sudah banyak juga anak-anak kucing lahir di sekitar komplek, itu juga tidak tahu mana yang anak Mudreg dan mana anak dari kucing-kucing jantan lainnya. Namanya juga kucing hehe... Nah ini, ternyata ada satu anak kucing jantan yang warna bulunya dan coraknya sama dengan Mudreg. Tingkah lakunya pun mirip sewaktu Mudreg kecil.

Nih dia fotonya. Karena mirip sama Mudreg saya kasih nama dia MJ, si Muka Jengkol eh enggak deng si Mudreg Junior :-D

Muka Jengkol eh Mudreg Junior

Jujur aja, masih lucuan Mudreg sewaktu kecil. Mungkin karena Mudreg kawinnya sama kucing kampung dan lebih dominan gen kampungnya jadilah MJ kucing kampungan. Ups maksud saya kucing kampung sejati.

Nih dia Bapak sama Anak lagi lirik-lirikan. Sebenarnya si Mudreg rada-rada cemburu sih dengan kehadiran MJ. Untungnya MJ dipelihara tetangga.

Bapak anak lirik-lirikan

Oh iya, sebenarnya Mudreg punya panggilan sayang sama orang-orang di rumah yaitu Ucil Marucil (Kucing Sunda). Nah otomatis anaknya dipanggil UJ atau si Ustadz Jeffry halah maksud saya Ucil Junior. Nah ini dia, si UJlagi makan jatahnya Mudreg. Lucu kan? ;-)

Image hosting by Photobucket

Selasa, Maret 21, 2006

Kangen Berat!

Kangen berat nih ame bang Ben. Dah lama banget kagak liat aksi-aksinye melucu dan menghibur di republik yang penuh duka.


Foto di atas diambil dari http://benyamin.multiply.com/

Senin, Februari 27, 2006

Sayonara

Lingkungan pekerjaan yang tidak mendukung perkembangan karir tampaknya membuat diri ini harus membuat keputusan tegas untuk mengundurkan diri. Ya... memang keputusan yang berat. Memang salah satu alasan pengunduran diri adalah karena materi, tapi materi bukan segala-galanya. Saya ingin lebih dapat mengembangkan diri. Toh, ladang untuk beribadah, beramal, dan mencari rezeki tersebar di seluruh muka bumi.

Jumat, Februari 24, 2006

Masih Sedikit

Sebagai fans berat Benyamin Sueb memang sudah sepantasnya saya mengoleksi lagu-lagunya. Sayangnya, sebagai anak yang lahir beda generasi dengan beliau tampaknya belum semua lagunya pernah saya dengarkan apalagi dimiliki. Toh setidaknya saya berusaha untuk mengoleksinya. Hingga saat ini saya baru mendapatkan 77 lagu yang dinyanyikan Benyamin Sueb yang di antaranya berduet dengan Ida Royani dan Rita Zahara. 77 Lagu-lagu tersebut didapatkan dengan membeli CD-CD Benyamin seperti Gambang Kromong volume 1 & 2 serta Tembang Banyolan volume 1 & 2. Ada juga yang didapatkan dari teman yang memiliki file dalam format MP3. Padahal ada 312 lagu* yang pernah dinyanyikan Benyamin yang juga di antaranya berduet dengan Inneke Kusumawati, Rossy, Herlina Efendi, Eddy Sud, Si Gogo, selain yang berduet dengan Ida Royani dan Rita Zahara. Belum lagi lagu-lagu Benyamin dengan Liliput-nya (Lagu dan Lawak).

Sepertinya lagu-lagunya Benyamin tidak ada habis-habisnya. Soalnya setiap mendengarkan Bens Radio (106,2 FM) selalu saja ada lagunya yang terdengar asing di telinga. Pernah malah ada lagu yang judulnya Kuntilanak. Walah... Apaan sih yang gak dijadiin lagu sama Benyamin? Orang naik Becak aja ada lagunya, badan pegel minta dipijitin jadi lagu, lagi kesakitan jadi lagu, makan timbel jadi lagu, minta duit sambil nangis-nangis jadi lagu.

Ini nih, lagu yang sudah saya miliki.

No.JudulNo.Judul
1.Abang Pulang40.Ngidam Lagi
2.Abu Gosok41.Ngupi
3.Aturan Asyik42.Nimang Anak
4.Ayam-Ayaman43.Nonton Cokek
5.Badminton44.Ondel-ondel
6.Begini Begitu45.Panjak Gambang
7.Bini Muda46.Pendaringan
8.Bini Tua47.Penganten
9.Cari Kutu48.Penganten Sunat
10.Cinta Putus di Tengah Jalan49.Pensiun Jagoan
11.Digebukin50.Perjaka Tua
12.Dipatil Ikan Sambilang51.Perkutut
13.Di sini Aje/Timbel52.Petik Kelapa
14.Dul Dulipak53.Pijitin
15.Empet Empetan54.Roti Gambang
16.Gambang Jakarta55.Sama-sama Berdoa
17.Gambang Semarang56.Same Gilenye
18.Gara-gara Anak57.Sang Bango
19.Gatotkaca58.Sawah Ladang
20.Gue Engga Ngerti59.Sayur Lodeh
21.Hujan Gerimis60.Punya Siapa
22.Item Manis61.Si Ridon
23.Janda Kembang62.Steambath
24.Kalo Jodo63.Superman
25.Kecil-kecil Kunyit64.Surilang
26.Keluarga Berencana65.Tepuk Nyamuk
27.Keluarga Gile66.Tukang Becak
28.Ketimun Doang67.Tukang Delman
29.Ketoprak68.Tukang Duren
30.Kilik Kuping69.Tukang Kain
31.Kompor Meleduk70.Tukang Kridit
32.Lakinye Lagi Ngidam71.Tukang Kue
33.Lampu Merah I72.Tukang Loak
34.Lampu Merah II73.Tukang Sayur
35.Layang-Layang74.Tukang Tuak
36.Maen Tebak-tebakan75.Wak Wak Gung
37.Minta Duit76.Walang Kekek
38.Naik Becak77.Yang Paling Enak
39.Enggak Jadi Susah

*BENYAMIN S, Muka Kampung Rezeki Kota. Ludhy Cahyana dan Muhlis Suhaeri. 2004

Senin, Februari 20, 2006

Memang Harus Sabar

Yah, untuk diterima di lingkungan baru tidaklah mudah. Selain harus dapat beradaptasi dengan pekerjaan-pekerjaan baru juga harus menyesuaikan dengan budaya kerja para senior. Sebagai karyawan baru sudah sepantasnya saya harus menghormati para senior.

Sayangnya, sifat senior sungguh bermacam-macam. Mulai dari yang sangat mengayomi para junior, biasa-biasa saja, jaga jarak, jaga citra diri, hingga yang tingkahnya seperti anak kecil. Ya gitu deh, suka ngambekan dan minta macem-macem.

Walau hati ini kesal, toh sebagai junior saya hanya ingin bekerja secara profesional. Bapak-bapak senior saya doakan semoga mendapatkan hidayah *malu ah sama istri dan anak-anak kalau ketahuan*. Oh iya, semoga saya juga bisa selalu sabar menghadapinya. Amin...

*tumben gue malah curhat di blog :-D*

Selasa, Januari 03, 2006

Buying New Balinese Gamelan CD

I love the Indonesian traditional musics. Not only am I an Indonesian, but everytime I hear the music I could feel the honesty, modestly, and simplicity, furthermore; it has various and mixed feeling. I may feel many different sensations of sadness, hapiness, and courageousness just listening to one song - something I rarely find in modern music.

I have collected many cassettes and CDs of Indonesian musics and traditional ethnics. Some of them are:

  • The overly emotional Tarling (dangdut-like) Song that commonly could be found in coastal area of Indramayu and Cirebon, West Java
  • Kecapi Suling of Sundanese music
  • Gending of Javanese music
  • Gambang Kromong of Betawi (native Jakartans) music, and
  • Some good, classy, and classic Dangdut songs.

My new CD

And this afternoon, I just bought "The Gamelan Music of Bali" CD, making my CD cabinet fuller and tighter. I have listened some songs though. In my opinion, Balinese Gamelan is terrific, dinamic, loud, swift, and aggressive. So it's worth paying Rp 40.000 for the CD though he he...

Well, in the next following weeks, my stereo set would only play Balinese Gamelan untill I get bored :-p