Senin, Februari 27, 2006

Sayonara

Lingkungan pekerjaan yang tidak mendukung perkembangan karir tampaknya membuat diri ini harus membuat keputusan tegas untuk mengundurkan diri. Ya... memang keputusan yang berat. Memang salah satu alasan pengunduran diri adalah karena materi, tapi materi bukan segala-galanya. Saya ingin lebih dapat mengembangkan diri. Toh, ladang untuk beribadah, beramal, dan mencari rezeki tersebar di seluruh muka bumi.

Jumat, Februari 24, 2006

Masih Sedikit

Sebagai fans berat Benyamin Sueb memang sudah sepantasnya saya mengoleksi lagu-lagunya. Sayangnya, sebagai anak yang lahir beda generasi dengan beliau tampaknya belum semua lagunya pernah saya dengarkan apalagi dimiliki. Toh setidaknya saya berusaha untuk mengoleksinya. Hingga saat ini saya baru mendapatkan 77 lagu yang dinyanyikan Benyamin Sueb yang di antaranya berduet dengan Ida Royani dan Rita Zahara. 77 Lagu-lagu tersebut didapatkan dengan membeli CD-CD Benyamin seperti Gambang Kromong volume 1 & 2 serta Tembang Banyolan volume 1 & 2. Ada juga yang didapatkan dari teman yang memiliki file dalam format MP3. Padahal ada 312 lagu* yang pernah dinyanyikan Benyamin yang juga di antaranya berduet dengan Inneke Kusumawati, Rossy, Herlina Efendi, Eddy Sud, Si Gogo, selain yang berduet dengan Ida Royani dan Rita Zahara. Belum lagi lagu-lagu Benyamin dengan Liliput-nya (Lagu dan Lawak).

Sepertinya lagu-lagunya Benyamin tidak ada habis-habisnya. Soalnya setiap mendengarkan Bens Radio (106,2 FM) selalu saja ada lagunya yang terdengar asing di telinga. Pernah malah ada lagu yang judulnya Kuntilanak. Walah... Apaan sih yang gak dijadiin lagu sama Benyamin? Orang naik Becak aja ada lagunya, badan pegel minta dipijitin jadi lagu, lagi kesakitan jadi lagu, makan timbel jadi lagu, minta duit sambil nangis-nangis jadi lagu.

Ini nih, lagu yang sudah saya miliki.

No.JudulNo.Judul
1.Abang Pulang40.Ngidam Lagi
2.Abu Gosok41.Ngupi
3.Aturan Asyik42.Nimang Anak
4.Ayam-Ayaman43.Nonton Cokek
5.Badminton44.Ondel-ondel
6.Begini Begitu45.Panjak Gambang
7.Bini Muda46.Pendaringan
8.Bini Tua47.Penganten
9.Cari Kutu48.Penganten Sunat
10.Cinta Putus di Tengah Jalan49.Pensiun Jagoan
11.Digebukin50.Perjaka Tua
12.Dipatil Ikan Sambilang51.Perkutut
13.Di sini Aje/Timbel52.Petik Kelapa
14.Dul Dulipak53.Pijitin
15.Empet Empetan54.Roti Gambang
16.Gambang Jakarta55.Sama-sama Berdoa
17.Gambang Semarang56.Same Gilenye
18.Gara-gara Anak57.Sang Bango
19.Gatotkaca58.Sawah Ladang
20.Gue Engga Ngerti59.Sayur Lodeh
21.Hujan Gerimis60.Punya Siapa
22.Item Manis61.Si Ridon
23.Janda Kembang62.Steambath
24.Kalo Jodo63.Superman
25.Kecil-kecil Kunyit64.Surilang
26.Keluarga Berencana65.Tepuk Nyamuk
27.Keluarga Gile66.Tukang Becak
28.Ketimun Doang67.Tukang Delman
29.Ketoprak68.Tukang Duren
30.Kilik Kuping69.Tukang Kain
31.Kompor Meleduk70.Tukang Kridit
32.Lakinye Lagi Ngidam71.Tukang Kue
33.Lampu Merah I72.Tukang Loak
34.Lampu Merah II73.Tukang Sayur
35.Layang-Layang74.Tukang Tuak
36.Maen Tebak-tebakan75.Wak Wak Gung
37.Minta Duit76.Walang Kekek
38.Naik Becak77.Yang Paling Enak
39.Enggak Jadi Susah

*BENYAMIN S, Muka Kampung Rezeki Kota. Ludhy Cahyana dan Muhlis Suhaeri. 2004

Senin, Februari 20, 2006

Memang Harus Sabar

Yah, untuk diterima di lingkungan baru tidaklah mudah. Selain harus dapat beradaptasi dengan pekerjaan-pekerjaan baru juga harus menyesuaikan dengan budaya kerja para senior. Sebagai karyawan baru sudah sepantasnya saya harus menghormati para senior.

Sayangnya, sifat senior sungguh bermacam-macam. Mulai dari yang sangat mengayomi para junior, biasa-biasa saja, jaga jarak, jaga citra diri, hingga yang tingkahnya seperti anak kecil. Ya gitu deh, suka ngambekan dan minta macem-macem.

Walau hati ini kesal, toh sebagai junior saya hanya ingin bekerja secara profesional. Bapak-bapak senior saya doakan semoga mendapatkan hidayah *malu ah sama istri dan anak-anak kalau ketahuan*. Oh iya, semoga saya juga bisa selalu sabar menghadapinya. Amin...

*tumben gue malah curhat di blog :-D*