Jumat, November 28, 2008

Ndak Terasa sudah 2,5 Bulan

Sepertinya baru kemarin, Rani lahir. Tidak terasa sekarang Rani sudah berumur 2,5 bulan. Alhamdulillaah, Rani masih mendapatkan Air Susu Ibu Eksklusif. Nak... ada saja hal yang lucu dan baru yang dapat dijadikan hikmah atau pelajaran bagi kami sebagai orang tua. *nyubit pipinya*

Cepat besar dan jadi anak yang sholehah ya nak... Amin.

Selasa, November 18, 2008

ASI lambang Cinta Kasih dan Perjuangan

ASI (Air Susu Ibu) memang tiada duanya. Dengan ASI hubungan bayi, ibu, dan ayah menjadi sangat harmonis. ASI ekslusif bikin bayi jadi lebih tahan dari serangan penyakit. Alhamdulillaah, anakku sampai saat ini sehat dan gemuk berkat asi.

Sedikit cerita, sewaktu Rani lahir, hingga hari ke-5 ASI istriku tidak keluar. Sebenarnya dari hari pertama kelahiran, hampir setiap jam istriku netein sebagai usaha agar ASI segera keluar. Pada hari ketiga istriku tetap berusaha memberikan ASI. Dari jam 10 malam sampai jam 3 pagi Rani ditetein. Namun apa boleh buat ASI tidak keluar. Nah pas tengah malam, kebetulan kita ngobrol sama suster jaga di RS Pondok Indah. Katanya, babynya dikasih formula aja biar dia bisa tidur. Jadi ibunya juga bisa tidur dan gak stress. Hingga akhirnya ASInya keluar. Nah begonya kita iya aja karena sudah gak tega 3 hari gak ada asupan apapun buat Rani.

Pas pulang ke rumah, ASI juga gak keluar. Akibat bingung dan takut kenapa-kenapa akhirnya dikasih susu formula lagi. Kami pun terus saja begitu hingga hari kelima. Di hari kelima itulah kami bertemu dengan dokter karel sta di RSPI. Setelah dia tahu kalau Rani dapet formula, dia marah luar biasa. Katanya "ASI itu masalah pikiran. Anakmu bukan anak SAPI". Hahaha... Mau konsultasi malah dimarahin, tetapi akhirnya kami sadar memang harus "TEGA".

Sesampainya dirumah, istriku dan Rani sama-sama berjuang agar ASI keluar. Setiap Rani nangis karena haus langsung ditetein, tanpa menyentuh susu formula sama sekali. Rani terus menangis dan istirahat sebentar saja. Perjuangannya dari jam 11 siang sampai jam 12.30 malam. Akhirnya karena capek Rani tertidur. Istriku menangis karena gak tega. Saya juga bingung gak tau bagaimana? Rani badannya lemas dan kalau dipegang pahanya sepertinya lembek sekali akibat tenaganya sudah habis. Dari siang sampai malam hanya buang air satu kali dan pipis satu kali itu pun kuning sekali pipisnya.

Alhamdulillah, akhirnya keajaiban datang, pagi harinya sekitar jam 8 ASI-nya keluar. Kolostrum sepertinya warnanya kuning tua. Rani pun sudah bisa lebih tenang setiap ditetein.

Sampai sekarang, walau istriku sudah kerja lagi, Rani tetap dapat ASI ekslusif karena istriku tetap memompa ASInya ketika kerja. Oya tips dariku buat ibu-ibu yang sedang menyusui atau yang akan menyusui. Kalau haus minum sebanyak mungkin SUSU. Istriku bawa SUSU Ultra 3 sampai 5 kotak ke kantor. Terus setiap sarapan, makan siang, dan makan malam makanlah sayuran "DAUN KATUP". Sekali makan 2 ikat. Jadi porsinya BESAR. Sebelumnya, makan daun katup tapi porsinya sedikit, ASI yang keluar pun biasa saja. Sekarang walau sudah diminum Rani di rumah atau sudah diperas di kantor, ASInya cepat penuh lagi. :-D

Niat kami ASI eksklusif sampai 6 bulan dan Rani tetep dapat ASI sampai umur 2 tahun.
  1. Itu aja deh... jadi kalau jadi Ibu yang baik:
  2. Harus memberikan ASI Eksklusif
  3. ASI itu perjuangan
  4. ASI buat keluarga menjadi lebih harmonis
  5. Minum Susu dan Daun Katup dalam porsi besar (2 ikat) agar ASI menjadi banyak
Oke deh.... semoga bermanfaat
*semangat banget ceritanya hehehe*

Rani umur 1,5 bulan

Jumat, Oktober 03, 2008

Begadang

Begadang jangan begadang
Kalau tiada artinya
Begadang boleh saja
Kalau ada perlunya..


Untuk saat ini, tampaknya lagu Bang Rhoma Irama makin sering menemani saya bagadang. Saya kan harus tetap segar dan tidak mengantuk sewaktu menemani Dedek Rani menangis di malam hari.

Sila nikmati irama dangdut ini.



PS: terima kasih teruntuk Nusantaraku atas video-videonya Bang Rhoma Irama yang telah diunggah di Youtube. Tampaknya Pakcik juga fans Bang Rhoma Irama :-)

Kamis, Oktober 02, 2008

Selamat Idul Fitri 1429 H

Lebaran kali ini adalah lebaran yang istimewa. Kenapa? Ini dia:
  • Pertama, saya merasakan nikmatnya berpuasa untuk yang pertama kali bersama istri tercinta
  • Kedua, saya dikarunia putri pertama yang cantik, sehat, dan lucu nan mungil bernama Pramudita Maharani
  • Akhirnya mengerti kenapa banyak orang rela berdesak-desakan di kereta api dan terjebak di kemacetan berjam-jam agar dapat mudik di kampung halaman karena saya pun pulang kota ke Depok dari Ciputat Tangerang :-D
  • Bersilaturahmi ke keluarga istri dan mendapatkan suasana dan kebiasaan baru yang unik, dan
  • Bersama keluarga dengan hati yang baru jauuuuuh lebih nikmat dibandingkan dengan berlebaran dengan pakaian, kendaraan, dan gadget baru

Teman-teman semuanya.. Selamat Idul Fitri 1429 H. Mohon maaf lahir dan batin. Mari kita syukuri nikmat Tuhan yang Maha Pengasih lagi Penyayang.

Senin, September 22, 2008

Banyak Hal Baru Terjadi...

Sudah 1 tahun lebih blog ini tidak diperbaharui. Banyak kejadian penting telah dilalui dalam hidup saya. Dari kejadian-kejadian yang saya lalui, banyak pelajaran hidup dan kearifan yang saya dapatkan. Dua yang paling penting adalah saya menikah dan memiliki seorang bayi perempuan.

Ya saya telah menikah. Berita ini sudah lama sebenarnya. Saya menikah pada tanggal 1 Desember 2007 lalu di Jakarta. Istri saya bernama Indriati. Dia adalah seorang yang memiliki karakter keibu-ibuan yang selalu perhatian penuh kasih sayang, persis yang sudah saya damba-dambakan selama saya menjomblo.

foto kami saat di Pulau Lombok.

Alhamdulillaah, 1 bulan kemudian istri saya positif hamil. Rasa senang, bahagia, khawatir, dan tanggung jawab muncul di dalam hati kami. Walau berbagai kendala fisik dialami istri saya, kami tetap menikmati detik demi detik momen penting tersebut. 40 minggu kami lalui dengan penuh kesabaran. Akhirnya hari yang ditunggu pun datang. Pada pukul 14.15 WIB hari Kamis tanggal 11 September 2008, lahir putri pertama kami dengan berat 3.32 kg dan panjang 49 cm. Proses persalinan memakan waktu kurang lebih 14 jam. Sungguh berat perjuangan istri saya, karena harus didahului oleh pecahnya air ketuban. Walau begitu alhamdulillah kelahiran berlangsung normal.

Kami sebenarnya sudah menyiapkan nama, namun ketika sang jabang bayi lahir kami merasa nama yang telah disiapkan tidak cocok. Akhirnya setelah 5 hari kelahiran barulah sang Jabang Bayi kami beri nama "Pramudita Maharani". Pramudita berarti cerdas atau pintar dan Maharani berarti mulia. Doa kami adalah anak kami menjadi anak yang pintar dan mulia. Amin.

Mengutip email teman saya,
bertambahnya anggota keluarga semoga bertambah pula kebahagiaan
bertambahnya anggota keluarga semoga bertambah pula karunia-NYA
bertambahnya anggota keluarga semoga bertambah pula kenikmatannya
Yang tak kalah penting adalah semoga kami dapat menjadi orang tua yang bertanggung jawab dan penuh kasih sayang. Amin.