Rabu, Oktober 26, 2011

Perilaku Tanggal Tua Muda

Tadi pagi, seperti biasanya saya mencarikan taksi untuk istri di tempat taksi biasa mangkal. Namun pagi ini tanggal 26 Oktober 2011, istri saya harus nunggu sampai kurang lebih 15 menit sampai mendapatkan taksi. Bahkan taksi yang tarif atas pun seperti BlueBird Group penuh semua.

Berdasarkan kejadian tadi pagi saya mau cerita ringan berdasarkan pengamatan sederhana saja.

Biasanya sejak tanggal 25 setiap bulannya, mencari taksi di pangkalannya sangat sulit. Suka harus rebutan sama orang-orang lain. Namun, entah mengapa mulai tanggal 10 ke atas, justru banyak taksi yang parkir nunggu penumpang.

Apakah efek baru gajian di tanggal 25 dan mulai seret sejak tanggal 10 setiap bulannya?

Untuk pengguna BB pun juga sepertinya begitu. Sejak tanggal 25 atau tanggal muda, di kantor, di mall, di angkot, di bis, telinga ini sering dengar suara BB berbunyi bersahut-sahutan. Orang-orang pun sepertinya sibuk dengan BB-nya masing-masing. Karena saya tidak memiliki BB, maka SMS adalah cara saya berkomunikasi dengan relasi. Nah kalau di tanggal-tanggal muda, setiap selesai SMS maka jawabannya pun cepat.

Hal sebaliknya terjadi di tanggal-tanggal tua. Saya suka kesal kok SMS ga dijawab-jawab. Kalau sudah ditelpun baru deh bilangnya gak ada pulsa. ( Hihi padahal gak jarang yang ditelepun punya HP 2 loh. Entah BB, iPhone, atau Android ).Begitu juga BB tampak lebih anteng, kalem, dan banyak istirohat :-D

Apakah efek baru gajian di tanggal 25 dan mulai seret sejak tanggal 10 setiap bulannya?

Maaf ya yang tersinggung. Peace!

Selasa, Oktober 25, 2011

Yuk Guyub ke Tetangga

Betapa pentingnya kita harus guyub ke tetangga atau warga sekitar, karena ketika kita meninggal adalah tetanggalah yang pertama kali menolong dalam hal pengurusan jenazah.

Kita yang tinggal di daerah perkotaan khususnya di komplek atau town house biasanya sengaja memisahkan diri dengan warga sekitarnya dengan membuat pagar yang kokoh dan tinggi. Kita sendiri suka cuek, risi, dan mungkin tidak suka ketika ada surat mohon sumbangan untuk renovasi/kegiatan masjid, perbaikan fasilitas sosial/umum, acara warga penduduk sekitar.

Saya baru sadar, ketika seseorang meninggal keluarga terdekat biasanya larut dalam kesedihan yang luar biasa. Sehingga biasanya suka terlupakan dalam hal pengurusan jenazah itu sendiri yang memang sangat penting.

Walau saudara-saudara terdekat toh pada akhirnya cepat datang dan membantu keluarga duka. Namun ternyata warga sekitar lah yang pertama kali membantu memasang bendera kuning, meminjamkan buku yasiin, menyiapkan bak pemandian jenazah, mengatur lalu lintas, hingga mensholatkan jenazah di musholla atau masjid yang jarang kita datangi. Bahkan jika dikuburkan di tanah wakaf, mereka pun gotong royong menggali lobang untuk liang lahat.

Pelajaran buat kita bersama semoga nanti jangan sampai ada EO untuk pengurusan jenazah.... karena kita tidak dekat dan guyup ke tetangga dan warga sekitar. Dan menurut saya, salah satu langkah awal agar kita dekat dan guyub ke tetangga adalah dengan rajin sholat subuh dan maghrib atau isya' di masjid/musholla sekitar rumah.