Sabtu, Februari 09, 2013

Nasihat Bang Ben bagi yang Pacaran

Kalau dipikir-pikir banyak lagu alm. Bang Ben masih relevan dengan kondisi saat ini. Salah satunya adalah lagu Jangan Kawin-kawinan. Di lagu tersebut, Bang Ben menasehati orang-orang yang pacaran jangan terlalu berlebihan karena nantinya bisa bosan dan menyesal pada waktunya. Ok sip ini dia liriknya:

Jangan kawin-kawinan lebih baik kawin beneran
Jangan kebo-keboan lebih baik kebo beneran
Jangan pacar-pacaran di tempat gelap-gelapan
lebih baik terang-terangan masuk dari pintu depan

Jangan main cipok-cipokan kekencengan kelagepan
Jangan main senggol senggolan nanti bisa kebobolan

Jangan dua-duan jangan main raba-rabaan yang ketiga pasti setan, benteng bobol nyesel belakangan

Jangan papa-papan jangan juga mama-mamaan, belum tentu kejadian udah pade kebosenan

Rabu, Oktober 26, 2011

Perilaku Tanggal Tua Muda

Tadi pagi, seperti biasanya saya mencarikan taksi untuk istri di tempat taksi biasa mangkal. Namun pagi ini tanggal 26 Oktober 2011, istri saya harus nunggu sampai kurang lebih 15 menit sampai mendapatkan taksi. Bahkan taksi yang tarif atas pun seperti BlueBird Group penuh semua.

Berdasarkan kejadian tadi pagi saya mau cerita ringan berdasarkan pengamatan sederhana saja.

Biasanya sejak tanggal 25 setiap bulannya, mencari taksi di pangkalannya sangat sulit. Suka harus rebutan sama orang-orang lain. Namun, entah mengapa mulai tanggal 10 ke atas, justru banyak taksi yang parkir nunggu penumpang.

Apakah efek baru gajian di tanggal 25 dan mulai seret sejak tanggal 10 setiap bulannya?

Untuk pengguna BB pun juga sepertinya begitu. Sejak tanggal 25 atau tanggal muda, di kantor, di mall, di angkot, di bis, telinga ini sering dengar suara BB berbunyi bersahut-sahutan. Orang-orang pun sepertinya sibuk dengan BB-nya masing-masing. Karena saya tidak memiliki BB, maka SMS adalah cara saya berkomunikasi dengan relasi. Nah kalau di tanggal-tanggal muda, setiap selesai SMS maka jawabannya pun cepat.

Hal sebaliknya terjadi di tanggal-tanggal tua. Saya suka kesal kok SMS ga dijawab-jawab. Kalau sudah ditelpun baru deh bilangnya gak ada pulsa. ( Hihi padahal gak jarang yang ditelepun punya HP 2 loh. Entah BB, iPhone, atau Android ).Begitu juga BB tampak lebih anteng, kalem, dan banyak istirohat :-D

Apakah efek baru gajian di tanggal 25 dan mulai seret sejak tanggal 10 setiap bulannya?

Maaf ya yang tersinggung. Peace!

Selasa, Oktober 25, 2011

Yuk Guyub ke Tetangga

Betapa pentingnya kita harus guyub ke tetangga atau warga sekitar, karena ketika kita meninggal adalah tetanggalah yang pertama kali menolong dalam hal pengurusan jenazah.

Kita yang tinggal di daerah perkotaan khususnya di komplek atau town house biasanya sengaja memisahkan diri dengan warga sekitarnya dengan membuat pagar yang kokoh dan tinggi. Kita sendiri suka cuek, risi, dan mungkin tidak suka ketika ada surat mohon sumbangan untuk renovasi/kegiatan masjid, perbaikan fasilitas sosial/umum, acara warga penduduk sekitar.

Saya baru sadar, ketika seseorang meninggal keluarga terdekat biasanya larut dalam kesedihan yang luar biasa. Sehingga biasanya suka terlupakan dalam hal pengurusan jenazah itu sendiri yang memang sangat penting.

Walau saudara-saudara terdekat toh pada akhirnya cepat datang dan membantu keluarga duka. Namun ternyata warga sekitar lah yang pertama kali membantu memasang bendera kuning, meminjamkan buku yasiin, menyiapkan bak pemandian jenazah, mengatur lalu lintas, hingga mensholatkan jenazah di musholla atau masjid yang jarang kita datangi. Bahkan jika dikuburkan di tanah wakaf, mereka pun gotong royong menggali lobang untuk liang lahat.

Pelajaran buat kita bersama semoga nanti jangan sampai ada EO untuk pengurusan jenazah.... karena kita tidak dekat dan guyup ke tetangga dan warga sekitar. Dan menurut saya, salah satu langkah awal agar kita dekat dan guyub ke tetangga adalah dengan rajin sholat subuh dan maghrib atau isya' di masjid/musholla sekitar rumah.

Sabtu, Januari 03, 2009

Aqiqah dan Tahun Baru

Alhamdulillaah, anakku Pramudita Maharani akhirnya sudah Aqiqah. Acaranya dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2009 atau pas tahun baru 1 Muharam 1430 H. Acara dilaksanakan secara sederhana di Majlis Taklim Khusus Bangkok di daerah Cirendeu. Siangnya dilanjutkan dengan makan siang bersama keluarga terdekat di rumah. Menunya? Tentu saja sate kambing dan gulai kambing. Hmmm lezaaat.

Walau libur panjang kami tidak kemana-mana hanya menikmati hari di rumah. Kami pergi pas 1 Januari 2009 kemarin. Itu juga pergi karena ada undangan dari teman SMA Istri saya di Padang.

NB: Alfatehah untuk Palestina... *spechless*

Jumat, November 28, 2008

Ndak Terasa sudah 2,5 Bulan

Sepertinya baru kemarin, Rani lahir. Tidak terasa sekarang Rani sudah berumur 2,5 bulan. Alhamdulillaah, Rani masih mendapatkan Air Susu Ibu Eksklusif. Nak... ada saja hal yang lucu dan baru yang dapat dijadikan hikmah atau pelajaran bagi kami sebagai orang tua. *nyubit pipinya*

Cepat besar dan jadi anak yang sholehah ya nak... Amin.

Selasa, November 18, 2008

ASI lambang Cinta Kasih dan Perjuangan

ASI (Air Susu Ibu) memang tiada duanya. Dengan ASI hubungan bayi, ibu, dan ayah menjadi sangat harmonis. ASI ekslusif bikin bayi jadi lebih tahan dari serangan penyakit. Alhamdulillaah, anakku sampai saat ini sehat dan gemuk berkat asi.

Sedikit cerita, sewaktu Rani lahir, hingga hari ke-5 ASI istriku tidak keluar. Sebenarnya dari hari pertama kelahiran, hampir setiap jam istriku netein sebagai usaha agar ASI segera keluar. Pada hari ketiga istriku tetap berusaha memberikan ASI. Dari jam 10 malam sampai jam 3 pagi Rani ditetein. Namun apa boleh buat ASI tidak keluar. Nah pas tengah malam, kebetulan kita ngobrol sama suster jaga di RS Pondok Indah. Katanya, babynya dikasih formula aja biar dia bisa tidur. Jadi ibunya juga bisa tidur dan gak stress. Hingga akhirnya ASInya keluar. Nah begonya kita iya aja karena sudah gak tega 3 hari gak ada asupan apapun buat Rani.

Pas pulang ke rumah, ASI juga gak keluar. Akibat bingung dan takut kenapa-kenapa akhirnya dikasih susu formula lagi. Kami pun terus saja begitu hingga hari kelima. Di hari kelima itulah kami bertemu dengan dokter karel sta di RSPI. Setelah dia tahu kalau Rani dapet formula, dia marah luar biasa. Katanya "ASI itu masalah pikiran. Anakmu bukan anak SAPI". Hahaha... Mau konsultasi malah dimarahin, tetapi akhirnya kami sadar memang harus "TEGA".

Sesampainya dirumah, istriku dan Rani sama-sama berjuang agar ASI keluar. Setiap Rani nangis karena haus langsung ditetein, tanpa menyentuh susu formula sama sekali. Rani terus menangis dan istirahat sebentar saja. Perjuangannya dari jam 11 siang sampai jam 12.30 malam. Akhirnya karena capek Rani tertidur. Istriku menangis karena gak tega. Saya juga bingung gak tau bagaimana? Rani badannya lemas dan kalau dipegang pahanya sepertinya lembek sekali akibat tenaganya sudah habis. Dari siang sampai malam hanya buang air satu kali dan pipis satu kali itu pun kuning sekali pipisnya.

Alhamdulillah, akhirnya keajaiban datang, pagi harinya sekitar jam 8 ASI-nya keluar. Kolostrum sepertinya warnanya kuning tua. Rani pun sudah bisa lebih tenang setiap ditetein.

Sampai sekarang, walau istriku sudah kerja lagi, Rani tetap dapat ASI ekslusif karena istriku tetap memompa ASInya ketika kerja. Oya tips dariku buat ibu-ibu yang sedang menyusui atau yang akan menyusui. Kalau haus minum sebanyak mungkin SUSU. Istriku bawa SUSU Ultra 3 sampai 5 kotak ke kantor. Terus setiap sarapan, makan siang, dan makan malam makanlah sayuran "DAUN KATUP". Sekali makan 2 ikat. Jadi porsinya BESAR. Sebelumnya, makan daun katup tapi porsinya sedikit, ASI yang keluar pun biasa saja. Sekarang walau sudah diminum Rani di rumah atau sudah diperas di kantor, ASInya cepat penuh lagi. :-D

Niat kami ASI eksklusif sampai 6 bulan dan Rani tetep dapat ASI sampai umur 2 tahun.
  1. Itu aja deh... jadi kalau jadi Ibu yang baik:
  2. Harus memberikan ASI Eksklusif
  3. ASI itu perjuangan
  4. ASI buat keluarga menjadi lebih harmonis
  5. Minum Susu dan Daun Katup dalam porsi besar (2 ikat) agar ASI menjadi banyak
Oke deh.... semoga bermanfaat
*semangat banget ceritanya hehehe*

Rani umur 1,5 bulan

Jumat, Oktober 03, 2008

Begadang

Begadang jangan begadang
Kalau tiada artinya
Begadang boleh saja
Kalau ada perlunya..


Untuk saat ini, tampaknya lagu Bang Rhoma Irama makin sering menemani saya bagadang. Saya kan harus tetap segar dan tidak mengantuk sewaktu menemani Dedek Rani menangis di malam hari.

Sila nikmati irama dangdut ini.



PS: terima kasih teruntuk Nusantaraku atas video-videonya Bang Rhoma Irama yang telah diunggah di Youtube. Tampaknya Pakcik juga fans Bang Rhoma Irama :-)