Selasa, Juli 25, 2006

Jadi Marketer

Hingga saat ini, orang yang paling ingin saya hindari adalah seorang sales. Dilalahnya sekarang saya malah ditempatkan di divisi marketing. Artinya saat ini saya harus mampu mendapatkan pelanggan-pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan-pelanggan lama kantor saya.

Setelah beberapa hari terakhir mengikuti para senior, ternyata menjadi marketing memang susah. Saya terpaksa ikut menghirup asap rokok yang terbakar dari batang rokok pelanggan atau yang keluar dari mulut mereka. Baju jadi bau, kepala jadi pusing, sukur aja sampai sekarang belum ada pelanggan yang suka minam-minum *sensor*. Belum lagi melihat tingkah laku para pegawai negeri. Suer, saking jengkelinnya saya malah suka ketawa sendiri kalau lihat mereka sudah berjalan, bicara, merokok, dan melihat gerak-gerik mereka yang kesannya mualas banget (gak semua pegawai negeri kayak gitu loh). Pokoknya malah jadi lucu. Tapi pernah satu atau dua kali bertemu dengan pelanggan yang alim. Niatnya mau menawarkan jasa kantor malah diceramahi agama. Seru juga hehe...

Berhubung hingga saat ini saya belum satu pun pelanggan yang berhasil saya gaet, tampaknya saya harus lebih memperbanyak teman (kenalan) dan memperdalam ilmu dari para senior. Menjadi marketing itu memang seni dalam berhubungan dengan orang banyak.

;-)

Rabu, Juli 19, 2006

Bangsa Yang Aus

Kami bersikap mantap, bahkan membanggakan
kebodohan kolektif ini
kecanggihan untuk bersikap curang
kenikmatan untuk bersikap tidak adil
Ya Tuhan begini rasa aus
Jahat hati
Kasar jiwa
Dangkal perasaan
Culas perangai
Rusak perilaku
Kejam sepak terbang
Sesat keputusan
Khianat aturan-aturan
Minum api
Berak lewat kedua belah tangan
Siap memusnahkan

Emha Ainun Najib